Kapolda Jabar Perkuat Bhabinkamtibmas sebagai Garda Terdepan

POLRI18 Dilihat

Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menempatkan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian. Kebijakan itu menjadi salah satu arah awal kepemimpinannya di Jawa Barat.

Pipit menyampaikan hal tersebut dalam Apel Sabuk Bhabinkamtibmas di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Jumat (17/7). Kegiatan itu sekaligus menjadi perkenalan pertamanya dengan sejumlah elemen masyarakat sejak menjabat Kapolda Jawa Barat.

Menurut Pipit, Jawa Barat memiliki dinamika sosial yang tinggi. Provinsi ini juga menjadi wilayah penyangga ibu kota, pusat pendidikan, kawasan industri, tujuan investasi, dan daerah wisata.

Karena itu, ia mendorong penguatan peran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Pipit juga memperkenalkan program “Bersama Jaga Rawat Jawa Barat Istimewa” yang memuat sembilan arahan kerja atau Commander Wish. Program tersebut dijalankan dengan empat prinsip, yakni adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

Ia meminta dukungan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, TNI, organisasi masyarakat, hingga unsur politik.

Pipit merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994. Sebelum memimpin Polda Jawa Barat, ia menjabat Kapolda Kalimantan Barat.

Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol (Purn.) Anton Charliyan menyatakan siap mendukung dan mengawal program Kapolda baru. Anton Charliyan yang akrab disapa Abah Anton yang juga Ketua Majelis Adat Sunda Jawa Barat itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyukseskan program tersebut.

“Diminta atau tidak, sebagai purnawirawan Polri saya akan selalu mendukung dan mengawal program kepolisian Jawa Barat,” kata Abah Anton.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Pipit Rismanto dan berharap Kapolda baru mendapat dukungan dari anggota serta masyarakat Jawa Barat.

Apel itu dihadiri pejabat utama Polda Jawa Barat, para kapolres dan kapolresta, Bhabinkamtibmas dari berbagai wilayah, serta sejumlah tokoh agama, masyarakat, dan organisasi. (Risky)

Komentar