Polda Jambi Imbau Masyarakat Stop Bakar Hutan dan Lahan Cegah Karhutla

POLRI29 Dilihat

Jambi – Polda Jambi mengimbau kepada masyarakat kalau membuka lahan agar menghindari dengan cara membakar mengingat Provinsi Jambi saat ini sudah memasuki musim kemarau panjang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia di Jambi, Senin, mengatakan pihaknya saat ini sedang mengintensifkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ia menekankan, bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kerugian ekonomi dan sosial.

Oleh karena itu, jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar, karena satu percikan api, bisa sejuta dampak.


Dalam imbauan yang disampaikan Polda Jambi, bahwa dampak Karhutla sangat luas sehingga sangat penting alasan untuk pencegahan.

Tujuan untuk melindungi hutan dan lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat dari bahaya asap, mencegah kerugian ekonomi dan sosial, serta menyelamatkan habitat flora dan fauna.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia juga mengingatkan bahwa membakar hutan dan lahan merupakan tindakan yang berbahaya dan melanggar hukum maka dari itu perlu ajakan kepada masyarakat agar bisa aktif dalam mencegah terjadinya karhutla tahun ini.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tiga langkah yakni tidak membuka lahan dengan cara membakar, melaporkan titik api atau kebakaran kepada pihak berwenang, mengedukasi keluarga dan masyarakat tentang bahaya karhutla dengan mengatakan “Stop Bakar Hutan dan Lahan”.

“Kemudian dengan mencegah karhulta kita semua menjaga alam, jaga masa depan,” ujar Kombes Pol Taufik.

Saat ini Tim Satgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi juga terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah-wilayah rawan kebakaran untuk mencegah meluasnya titik api selama musim kemarau.

Kolaborasi seluruh unsur sangat penting agar setiap kejadian dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani,” tuutrnya.

Ia menambahkan, Patroli darat dan udara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Karhutla Provinsi Jambi dalam memperkuat deteksi dini, mempercepat respons, serta mendukung kebijakan pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan dampak bencana asap selama musim kemarau. (Fredy)

Komentar