590 WNA Dilaporkan Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal

Berita48 Dilihat

Kathmandu – Kementerian Luar Negeri Nepal melaporkan sebanyak 590 warga negara asing (WNA) dari 39 negara masih dinyatakan hilang pascabencana banjir bandang yang menerjang wilayah utara Nepal, Senin (31/8/2026).

Meskipun pencarian masih terus dilakukan, tim penyelamat gabungan berhasil melepaskan ribuan orang dari lokasi bencana. Lebih dari 10.000 jiwa, termasuk sedikitnya 323 WNA, telah berhasil dievakuasi ke area aman.

Penyebab Banjir Bandang dan Proses Evakuasi Bencana

Bencana alam ini bermula pada Rabu pagi (26/8/2026), ketika aliran air bertekanan tinggi dari wilayah China menerjang Sungai Bhote Koshi. Banjir bandang tersebut dipicu oleh guncangan gempa bumi yang sebelumnya menyebabkan tanah longsor hebat di area hulu sungai.

Sebelum laporan resmi Kemlu Nepal dirilis, Departemen Pariwisata Nepal pada Sabtu (29/8/2026) sempat mencatat sebanyak 261 wisatawan asing berhasil diselamatkan, sementara 320 lainnya belum bisa dihubungi akibat kendala komunikasi di lapangan.

Sejumlah WNA yang berhasil dievakuasi dalam operasi penyelamatan tersebut berasal dari berbagai negara, di antaranya: Asia: India dan China. Eropa: Spanyol, Rusia, Jerman, Italia, Bulgaria, serta Swiss. Amerika: Amerika Serikat.

Hingga saat ini, otoritas berwenang Nepal terus mengerahkan personel untuk menyisir lokasi terdampak guna mencari ratusan korban hilang dan memulihkan akses komunikasi di wilayah bencana. (Risky)

Komentar